Eyang Gangsa, Abadi dalam Curug

Cigangsa

Cigangsa berasal dari nama seorang yang diabadikan untuk sebutan salah satu air terjun di kawasan Sukabumi Jawa Barat. Keindahan curug Cigangsa diperkirakan terbentuk dari peristiwa gempa beberapa kali sehingga menciptakan ‘joglangan’ dengan dinding batu. Berbentuk dua tingkatan tangga air terjun mengaliri dinding batu dengan debit air yang terbilang kecil. Sehingga aliran air tidak begitu kuat, itu karena bagian atas curug dibuat bendungan untuk irigasi. Namun juga pintu irigasi dibuka maka debit air juga akan besar.

Batu Masigit

Salah satu pesona keunikan curug Cigangsa adalah adanya batu yang berbentu kubah masjid, sehingga orang setempat menyebut ‘batu masigit’ (batu masjid). Selian itu juga hamparan sawah hijau dan keramaha warga setempat juga membuat kita betah berada di sana. Kita bisa meminta bantu warga setempat untuk menjadi pemandu wisata dan kita bisa menikmati sepuasnya curug Cigangsa.

Tempat

Tepatnya, Curug Cigansa berada di Dusun Batu Susuhunan, Desa Surade Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat.Berjarak 10 km kearah selatan Sukabumi atau 1 km dari kota Kecamatan Surade. Berdekatan juga dengan curug Cikaso yang bisa ditempuh jalan kaki dengan waktu kurang lebih 30 menit.

Rute Menuju Lokasi

Apabila kita berangkat dari Jakarta menuju Sukabumi kita akan menemui pertigaan tugu Surade
Tidak ada petunjuk arah untuk menuju curug Cigangsa, jadi harus tanya-tanya untuk sampe sana. Biasanya mobil diparkir di depan rumah warga sekitar Curug Cigangsa. Memang belum seberapa terkenal dikelola oleh masyarakat dengan sekedarnya. Perhatian dari pemerintah juga belum bisa memaksimalkan situs wisata nan indah ini. Biaya parkir hanya Rp. 12.000 per mobil dan tiket masuk hanya Rp. 3.000 perorang. Murah sekali bukan?
Kita harus berjuang dengan berjalan kaki melintasi persawahan dan menyusuri serta menyeberangi sungai. Belum selesai sampai di situ, bila ingin menikmati keindahan air terjun dari bawah kita masih perlu menuruni tebing curam dan licin. Perlu hati-hati untuk sampai ke bawah mungkin perlu waktu sekitar 20 menit untuk sampai ke bawah tebing.
Tapi yakinlah, rasa capek akan hilang karena sajian alam yang indah dan menyejukkan mata. Akan menjadi tempat yang indah, studio alam untuk berfoto ria.

curug cigangsa

Jika Anda seorang backpacker

Sekedar jadi referensi:
Jakarta/Bandung-> Sukabumi-> Lembur Situ-> Surade-> Ujung Genteng
– Jakarta/ Bandung -> Sukabumi Rp. 40.000 (Bus pariwisata)
– Sukabumi-> Lembur Situ Rp. 6.000
– Lembur Situ-> Surade-> Rp. 20.000-27.000
– Surade-> Curug Cigangsa Rp. 20.000 per orang
Perjalanan bisa ditempuh dalam waktu 10-12 jam

Jika Anda menggunakan mobil pribadi atau sewa :
– Rute 1 : Jakarta -> Ciawi -> Cicurug -> Cibadak -> ditempuh sekitar 2,5 jam kemudian dari Cibadak -> Pelabuhan Ratu -> Cikembar -> Jampang Kulon -> Surade -> Ujung Genteng total perjalanan bisa mencapai 8,5 jam.
– Rute 2 : Jakarta -> Ciawi -> Cicurug -> Cibadak -> Sukabumi -> Jampang Tengah -> Jampang Kulon -> Surade -> Curug Cigangsa ditempuh kurang lebih 7 jam.

Bagi yang ingin meneruskan petualangan bisa dilanjutkan ke tempat yang lain berdekatan dengan curug Cigangsa seperti Curug Cikaso, Curug Ciniti dan lainnya.

Coban Talun, Persembahan alam Jawa Timur

Coban Talun

Satu lagi persembahan dari Jawa Timur, Air Terjun Coban Talun dengan segala pesonanya akan mengantarkan kita pada kepuasan jiwa. Memiliki ketinggian sekitar 75 meter dengan diameter kurang lebih 15 meter dengan pemandangan yang elok di sekitarnya. Bukan hanya air terjun yang membagi kesejukan bagi seluruh pengunjung, tempat ini juga menyimpan banyak pesona. Gemuruh air terjun tentu salah satu yang dirindukan pengunjung. Mandi di kolam pelimpahan air, berendam tentu mengasyikkan sekali, apalagi kalau kita sempatkan untuk berkemah di sekitar air terjun tentu kesan tersendiri bisa menghabiskan malam dengan dinginnya hutan Batu.
Panorama Alam Coban Talun sangat indah mempesona. Batu besar dan batuan berwarna putih yang mendominasi isi sungai, menjadikan kita betah untuk berlama-lama di sana. Kawasan ini malah sudah sering dijadikan area camping ground.

Tempat
Coban Talun berada di kawasan wisatan Bumi Perkemahan Malang, di lereng gunung Arjuna Welirang. Tepatnya di dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. Karena pintu masuk Coban Talun berada di tepi jalan raya di mana lalu lintas angkutan umum melalui situ, maka bukan hal yang sulit untuk menemukan Coban Talun.

Kunikan
Apabila cuaca sedang cerah, maka butiran air yang terhempas angin akan menimbulkan warna pelangi yang sangat indah dan mempesona. Warna pelangi tersebut dapat kita nikmati sepanjang hari di sekeliling tempat curahan air dari atas. Sungguh perpaduan warna sebagai sajian alam yang eksotis.
Namun satu hal yang menjadi catatan, apabila turun hujan maka pengunjung harus meninggalkan lokasi. Untuk menjaga keselamatan, karena saat terjadi hujan deras dikhawatirkan akan terjadi banjir.
Satu lagi, di dekat air terjun terdapat gua peninggalan jepang, tepatnya di dekat aliran air sungai. Namun untuk mencapai ke gua yang berhuruf T itu perlu sedikit perjuangan.

Fasilitas
Karena perhatian yang serius dari pemerintah Kota Batu, maka tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang membuat para pengujung nyaman. Fasilitas yang ada di objek wisata ini antara lain kamar mandi, WC, air bersih, persewaan tenda, kayu bakar, lampu minyak, generator, dan perlengkapan lain yang berhubungan dengan kegiatan alam.
Bagi yang ingin praktis, tempat ini juga menyediakan warung-warung yang berjejer dengan rapih di pintu masuk. Ada warung makan, warung cindera mata, dan oleh-oleh lain seperti tanaman hias, tanaman buah, stroberi, apel dan berbagai mancam sayuran tentunya khas Kota Batu. Ada juga makanan olahan dari hasil tanaman lokal Batu.

Akses
Jalan untuk menuju Coban Talun masih tananah dan setapak, jadi hati-hati jangan sampai anda terpeleset atau terperosok. Kalau sampai keseleo gara-gara tidak waspada, bisa gagal rencana buat menikmati keindahan alam Coban Talun. Letak yang cukup ekstrem di dekat tebing tinggi, jalannya juga masih dikelilingi rumput dan semak-semak. Namun banyak pengujung yang di sana, ya jangan khawatir kalau tempat ini sepi.
Target pertama kita dalah Terminal Batu, baru dari situ kita naik angkot warga orange dengan tujuan Selecta-Coban Talun, kita bisa minta langsung di turunkan di pintu masuk Coban Talun. Mudah sekali bukan?.

coban talun2