Pantai Simeulue, Surganya peselancar

Pantai Simeulue1

Pulau Simeulue merupakan pulau yang berada di bagian barat pulau sumatera. Sekitar kurang lebih 150 kilometer dari lepas pantai barat Aceh. Pulau Simeulue merupakan salah satu bagian dari pulau yang dalam pemerintahan Kabupaten Simeulue. Keberadaannya yang jauh terisolasi di tengah samudera hindia membuat tempat ini tidak terpengaruh dengan hiruk pikuk daratan Aceh.
Dahulu pulau ini terkenal dengan penghasil cengkehnya. Namun sekarang para penduduk Pulau tersebut banyak memilih beralih ke perkebunan sawit dan tanaman holtikultura karena cengkeh sudah kurang menghasilkan. Daratan yang hanya seluas hampir 200 hektare ini dihuni oleh seluruh penduduk yang beragama Islam. Masyarakat sana berperawakan kulit kuning langsat dan mata sipit seperti layaknya keturunan Tionghoa. Bahasa yang mereka gunakan juga berbeda dengan orang-orang di Aceh daratan.
Karena berhubungan dengan laut lepas Samudera Hindia wisata laut di Pulau ini sarat dengan gelombang yang besar dan tinggi. Tentu ini sesuatu yang sangat diburu bagi para turis yang gemar berselancar. Dengan ketinggian ombak mencapai 5 meter membuat para peselancar ini betah dalam menyalurkan hobinya.
Pulau ini masih tergolong sepi, karena memang belum dikelola dengan maksimal seperti tempat-tempat wisata lain layaknya Bali atau Lombok. Namun untuk urusan sensasi berselancar dan berpacu dengan ombak tempat ini tidak kalah dengan Bali atau Lombok.
Di sekitar pulau Simeulue terdapat beberapa lokasi strategis yang cocok sekali untuk berselancar diantaranya yaitu Pantai Matunurung Busung, Pulau Mincau, Pulau Teupah dan sebagaianya.
Jika tidak hobi berselancar, bisa juga menikmati keindahan bawah laut yang masih utuh dan alami serta bening airnya. Anda dapat menyelam atau snorkling untuk menyaksikan langsung betapa indahnya pemandangan bawah laut Simeulue. Mancing juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk menikmati liburan di sini.
Untuk menuju kawasan ini, kita bisa menggunakan Kapal Feri atau melalui jalur udara. Bila ingin perjalanan darat ditempuh dalam waktu 12 jam dari medan menuju Tapak Tuan biayanya hanya Rp. 75.000 dan dilanjutkan perjalanan menuju Simeulue dengan waktu 8 jam.
Untuk jalur udara, Anda bisa menggunakan pesawat terbang dengan menempuh perjalanan kurang lebih satu jam dari medan menuju Sinabang, Ibukota Simeulue dengan tarif sekitar Rp.500.000 sampai Rp.700.000.
Bagi yang ingin menginap, cukup sediakan uang Rp. 200.00-300.000 Anda sudah bisa menikmati fasilitas penginapan yang cukup nyaman untuk menikmati malam di Simeulue.
Ikan-ikan segar hasil tangkapan para nelayan juga bisa Anda nikmati dengan harga yang terjangkau. Antara Rp.10.000 – Rp. 15.000 saja Anda bisa menyantap satu porsi hasil laut Simeulue dengan berbagai pilihan olahan.

Pantai Simeulue

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s